Site icon Zona Sulawesi

PW APRI Sulteng Periode 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Ketahanan Keluarga dan Pelayanan Umat

Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026–2030, Isram Said Lolo (ISL). Foto: IST

PALU, ZonaSulawesi.id – Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara pelantikan yang berlangsung di Ballroom Hotel Santika Palu, Senin (11/5/2026).

 

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Junaidin, dan dirangkaikan dengan pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) III APRI Sulawesi Tengah.

 

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan pengurus APRI dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah. Turut hadir pula unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, anggota DPRD, aparat penegak hukum, tokoh agama, hingga organisasi kepemudaan.

 

Ketua PW APRI Sulawesi Tengah terpilih, Isram Said Lolo, menegaskan bahwa penghulu saat ini dituntut memiliki peran lebih luas di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, penghulu bukan hanya bertugas mencatat pernikahan, tetapi juga hadir sebagai pembimbing keluarga dan penjaga nilai-nilai moral di lingkungan masyarakat.

 

“Penghulu memiliki tanggung jawab besar dalam membangun ketahanan keluarga. Kami ingin hadir tidak hanya dalam proses akad nikah, tetapi juga menjadi bagian dari solusi persoalan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Isram dalam sambutannya.

 

Ia juga menekankan pentingnya transformasi organisasi agar APRI mampu menjawab tantangan zaman, termasuk peningkatan kapasitas penghulu dan penguatan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat.

 

Sementara itu, Junaidin menyampaikan apresiasi terhadap soliditas APRI Sulawesi Tengah yang dinilai mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

 

Menurutnya, keberadaan penghulu memiliki posisi strategis dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pembinaan keluarga dan penguatan moderasi beragama.

 

“Kami berharap kepengurusan baru dapat menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam upaya menekan angka perceraian, mencegah pernikahan dini, dan memperkuat ketahanan keluarga,” katanya.

 

Dalam sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah yang dibacakan Asisten III Setdaprov, pemerintah daerah menyatakan dukungan terhadap program-program PW APRI ke depan.

 

Pemerintah Provinsi menilai penghulu memiliki peran penting sebagai mitra dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter.

 

Selain pelantikan, agenda Rakerwil III APRI Sulawesi Tengah juga menjadi forum strategis untuk menyusun arah kebijakan organisasi selama empat tahun mendatang. Sejumlah isu prioritas yang dibahas meliputi digitalisasi layanan kepenghuluan, peningkatan profesionalisme anggota, hingga penguatan advokasi sosial dan keagamaan di Sulawesi Tengah.

Exit mobile version