Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Anggota Ombusman RI, Yeka Hendra Fatika mengigatkan pemerintah kiranya tidak melakukan diskriminasi dalam pelayanan publik ataupun sejenisnya terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Jika investasi dari perusahaan luar negeri dapat dipermudah untuk masuk ke dalam daerah tertentu, maka pelaku UMKM seharusnya mendapatkan perlayanan serupa. Bahkan sepatutnya pelaku UMKM mendapatkan perlakuan khusus karena barang yang dihasilkan adalah produk dalam negeri.
“Intinya dalam pelayanan publik (kepada pelaku UMKM) tidak ada diskriminasi. Kalau investasi asing bisa (dipermudah), kita pun harusnya bisa. Bahkan seharusnya (UMKM) kita bisa diberikan privilege karena kita warga Indonesia asli,” kata Fatika saat ditemui sejumlah awak media di Tolai, Selasa (26/3/2024).
Ia kembali menekankan bahwa sepantasnya pelaku UMKM lokal menjadi prioritas dan diberikan bantuan secara maksimal. Dengan begitu, katanya akan memberikan kesetaraan UMKM lokal terhadap pelaku usaha yang memiliki modal besar.
“Itu (UMKM) harusnya diberikan privilege. Diberikan insentif, banyak bantuan agar setara,” ujarnya.
Fatika juga menyebut sekiranya Pemda Parimo lebih aktif untuk meningkatkan UMKM serta tidak menghambat tumbuh kembang UMKM yang ada di Kabupaten Parimo. Pun berkewajiban untuk membersarkan UMKM tersebut.
“Oh ya jelas (Pemda Parimo harus aktif), jadi pemerintah daerah kata kuncinya. Jangan menghambat. Harus memperbesar UMKM yang kita punyai sendiri,” tegasnya.
Menurutnya, dengan begitu akan ada kehadiran negara atau pemerintah pusat dalam memberikan stimulus kepada UMKM lokal agar bisa berkompetisi dengan pelaku usaha lainnya.
“Justru di situ hadirnya negara hadirnya negara itu adalah untuk meningkatkan bobot persaingan UMKM yang tidak bisa bersaing dengan pelaku usaha. Itu hadirnya negara,” ujar Fatika.
“Karena kalau tidak ada hadirnya negara pasti kalah terus. Fungsi negara itu untuk mensejajarkan kekuatan persaingan usaha kita dengan mereka yang besar-besar ini itu yang harusnya dilakukan pemerintah daerah,” tandasnya.
Baca juga : Diskop UKM Parimo Survey 20 UMKM Terbaik untuk Persiapan Lomba Gernas BBI
