Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Kecamatan Tinombo Selatan yang mengatas namakan Aliansi Rakyat Tani (ARTI) Koalisi Tolak Tambang (KTT) pada Sabtu, (12/02/2022) yang bertempat di Desa Katulistiwa, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berujung ricuh hingga memakan korban.
Saat dikonfirmasi media ini, Seksi perlengkapan aksi dan dokumentasi, Andi Raccak, membenarkan tewasnya salah satu warga berinisial (A) yang diduga meninggal akibat terkena peluru tajam.
“iya benar silahkan cek saja di Puskesmas Tada,” ucap singkatnya melalui pesan whatsap.
Baca juga:Jalan Trans Sulawesi Tinsel di Blokade Masa Aksi, Pengendara Terpaksa Inap di Rumah Warga
Kericuhan itu terjadi bermula saat masa aksi mulai memblokade jalan yang merupakan jalan trans sulawesi, sehingga aparat kepolisian mebubarkan tindakan blokade tersebut dan terlibat bentrok dengan warga hingga ricuh.
Tindakan memblokade jalan tersebut merupakan bentuk kekecewaan kepada Gubernur Sulteng, H. Rusdy Mastura yang telah berjanji melalui staff ahlinya bernama Ridha Saleh, yakni akan menemui masa aksi.
Diketahui, Korban saat ini sudah di rumah duka di Desa Tada, Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong.






