Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Parigi Moutong

Musyawarah PMI Parimo Ke-V: Perkuat Peran Kemanusiaan dan Modernisasi Layanan

2848
×

Musyawarah PMI Parimo Ke-V: Perkuat Peran Kemanusiaan dan Modernisasi Layanan

Sebarkan artikel ini
Plt Ketua PMI Parimo, Adrudin, saat memberikan sambutannya, Foto: Yoel.

PARIMO, ZonaSulawesi.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Parigi Moutong (Parimo) menggelar Musyawarah Kabupaten Ke-V Untuk Mengevaluasi Kepengurusan sebelumnya serta merencanakan program pada Masa Bhakti 2025 – 2030.

Bertempat di Aula Lantai Dua Kantor Bupati, pada Jum’at (01/08/25) malam, pembukaan kegiatan musda Ke-V PMI Parimo tersebut di hadiri langsung oleh ketua PMI Sulawesi Tengah, Hidayat Lamakarate.

Plt Ketua PMI Parimo, Adrudin, Dalam Sambutannya mengatakan, musyawarah PMI Kabupaten Parimo Ke-V sebagai momentum untuk memperkuat peran PMI dalam aksi kemanusiaan.

“musyawarah bukan hanya sekedar melakukan evaluasi program dan struktur organisasi, namun harus merumuskan arah gerak PMI untuk periode 2025-2030,” Ucap Adrudin.

Baginya, di tengah dinamika sosial perubahan iklim dan meningkatnya resiko bencana, eksisitensi PMI sebagai organisasi kelembagaan di tuntut untuk terus tangguh dan terdepan.

Sehingga, melalui musyawarah ini dirinya meminta pengurus PMI Parimo untuk periode 2025-2030 bisa untuk fokus pada penguatan kapasitas relawan, modernisasi sistem tanggap darurat dan digitalisasi layanan kemanusiaan.

“Saya berharap ketua yang nantinya terpilih mampu berintegritas misi dan dedikasi tinggi pada kemanusiaan,” tegasnya.

Melalui kesempatan itu, lanjutnya, selaku pengurus masa bhakti 2019-2025 dirinya mengapresiasi segala bentuk support yang telah di lakukan oleh pemerintah kepada organisasi aksi kemanusiaan selama lima tahun berjalan.

Sementara itu, Ketua Panitia, Amelia Idris, dalam laporannya mengatakan, musyawarah PMI Parimo Ke-V bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program pada masa bhakti sebelumnya dan perencanaan di pengurusan selanjutnya.

“Adapun peserta musyawarah Kabupaten Ke-V PMI Parimo di antaranya hadir, perwakilan PMI Propinsi Sulawesi Tengah sebanyak 5 orang, Kabupaten 12 Orang dan Kecamatan 2 orang,” pungkasnya.