Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Parigi Moutong

Pemdes Lobu Mandiri Prioritaskan Tiga Program Untuk Tahun 2023

660
×

Pemdes Lobu Mandiri Prioritaskan Tiga Program Untuk Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Sekdes Lobu Mandiri , Nurafni. Foto : Zona Sulawesi

Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Program tahun 2023 Pemdes Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) memprioritaskan tiga program yang sudah berjalan dari tahun ke tahun.

Sekdes Lobu Mandiri , Nurafni mengungkapkan, terdapat  beberapa program sejak tahun lalu hingga tahun masih dilaksanakan di desanya itu. Seperti, ketahanan pangan, hewani atau bagian perternakan, dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Kalau yang menjadi prioritas masih ketahanan pangan dan hewani ini dengan BLT. Kitakan tau masih ada BLT kemarin, 25 persen dari Pagu yang ada,” ungkapnya saat di temui dikantor Desa Lobu Mandiri pada Jumat (13/1/2023) kemarin.

Lanjutnya, Pemdes Lobu Mandiri untuk tahun ini masih mengikuti peraturan yang berlaku selama ini.

“Kalau untuk kegiatan kita di Desa Lobu Mandiri itu yang pasti mengikuti peraturan yang ada yang selama ini kita jalani,” kata Nurafni.

Ia menjelaskan, pemberdayaan dibagian hewani itu sudah masuk pada pemberdayaan setiap tahun. Sampai tahun ini, Pemdes Lobu Mandiri memasukan penganggaran untuk pengadaan sapi ternak.

“Kalau itu memang masuk pemberdayaan, itu memang tiap tahunnya, itu harus mengadakan pengadaan ternak sapi. Kalau sekarang sudah tahap keempat. Yang pertama itu dua puluh ekor, yang kedua delapan ekor, yang ketiga kemarin ada enam ekor, yang sekarang juga enam ekor,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan, sekaitan penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di tahun ini hanya ada 40 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Semua penerima itu sesuai kriteria dalam regulasi yang berbeda dari tahun sebelumnya. Bahkan KPM mencapai 76 orang di 2022.

“Kalau BLT sekarang itu kan kemarin kita hitung itu hanya empat puluh empat orang yang bisa masuk ke BLT, itu memang prioritas. Tahun 2022 kemarin tujuh puluh enam orang penerima BLT, sekarang tinggal empat puluh empat orang penerima. Itu berdasarkan kriteria, kriteria-kriterianya itu. Lansia dengan janda yang memiliki anak, itu yang paling kita utamakan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk kegiatan fisik, kata dia, belum dianggarkan. Sebab Pemdes Lobu Mandiri memprioritaskan program pemberdayaan, ketahanan pangan dan BLT.

“Kalau untuk kegiatan fisik kayanya tidak ada, hanya untuk pembangunan sama pemberdayaan untuk yang sama ketahanan pangan dan untuk pembagian dana desa,” terangnya.

Alasan, Pemdes Lobu Mandiri tidak mengadakan pembangunan fisik karena Pagu yang tersedia belum bisa mencukupi rencana pembangunan talut.

“Karena tidak mencukupi dananya, kemarin kita sempat ada hitung-hitung RAP untuk pembangunan TALUT ke dusun dua, cuman kita dengar masih ada BLT 25 persen dari Pagu maka itu kita alokasikan ke BLT,” tutupnya.

Baca juga : Kelompok Budidaya Lebah Madu Cerana bekerjasama dengan Bumdes Jono Kalora