PARIMO, ZonaSulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 untuk pengadaan sekitar 300 unit lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Program tersebut dilaksanakan melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah sebagai upaya meningkatkan penerangan di sejumlah ruang publik.
Tim Teknis Bagian Umum Setda Parimo, Nuryadin, mengatakan proses pengadaan saat ini telah memasuki tahapan pemesanan kepada penyedia yang ditetapkan sebagai pelaksana pekerjaan.
“Nilai pagu pengadaan mencapai Rp.2 miliar yang bersumber dari APBD 2026, dengan jumlah sekitar 300 unit lampu PJU,” kata Nuryadin kepada media ini, Kamis (25/6/2026).
Ia menjelaskan, rencana pengadaan tersebut sebenarnya telah disusun sejak 2025. Namun pelaksanaannya sempat tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran sehingga baru dapat direalisasikan pada tahun ini.
Menurutnya, pekerjaan pengadaan dimenangkan oleh perusahaan penyedia yang berasal dari Kota Palu. Seluruh proses pekerjaan, mulai dari pemasangan hingga pemeliharaan lampu, akan menjadi tanggung jawab pihak ketiga sesuai kontrak yang telah disepakati.
“Seluruh pekerjaan akan dilaksanakan oleh penyedia, termasuk pemasangan dan perawatannya,” ujarnya.
Nuryadin menambahkan, masa pelaksanaan proyek ditetapkan selama 120 hari kalender terhitung sejak diterbitkannya surat pesanan.
Untuk tahap awal, pemasangan lampu PJU diprioritaskan di kawasan eks-Kecamatan Parigi yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Parigi Moutong. Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran di antaranya jalur dua Petapa, kawasan perkotaan, hingga ruang terbuka hijau.
Ia menyebutkan, penentuan titik pemasangan dilakukan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di lapangan, masukan masyarakat, serta pertimbangan tim teknis agar keberadaan lampu penerangan dapat memberikan manfaat maksimal bagi aktivitas warga.
“Dengan adanya penambahan PJU ini diharapkan keamanan, kenyamanan, dan mobilitas masyarakat pada malam hari dapat semakin meningkat, terutama di kawasan-kawasan publik yang selama ini masih membutuhkan tambahan penerangan,” tutupnya.






