Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Nampak tidak terawat, Jembatan yang merupakan akses jalur cepat penghubung antara Desa Martasari dan Kayuboko, kini kondisinya cukup memprihatinkan.
Hal itu, mendapat sorotan dari warga dan beberapa pengendara yang hendak melewati jembatan tersebut, karena, terlihat sebagian sisi bangunan jembatan yang memiliki warna kuning putih itu sudah mulai di tumbuhi rumput.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertahanan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bina Marga, Suaib, menjelaskan tentang pemeliharaan jembatan, yang mana di tahun 2024 ini tidak ada perawatan untuk jembatan karena keterbatasan anggaran.
“Terjait masalah anggaran pemeliharaan rutin jembatan untuk tahun ini kita tidak punya alokasi dana untuk pemeliharaan tersebut, kalau tahun kemarin ada, itu sudah kita perbaiki yang di rabat-rabat oplet jembatan Kalau bapak-bapak lihat itu ada yang sudah di cor-cor itu sudah,” ungkap Suaib, di ruang kerjanya pada Senin, (29/07/2024).
Lanjut, Suaib mengatakan , apabila nanti akan di usulkan baik itu pemeliharaan sampai ke pembangunan, pasti akan mendapatkan pertimbangan yang mana lebih memprioritaskan masyarakat.
“Walaupun seperti apa yang saya katakan tadi yang kita usulkan, mulai dari pemeliharaan sampai pembangunanya pasti para pimpinan rapat lagi akan memilah mana yang lebih prioritas di masyarakat pasti itu di dahulukan, jelasnya.
Diketahui, anggaran Perawatan pada 2023 kemarin kurang lebih sebesar 150 juta unruk tiga jembatan di sekitaran wilayah parigi.






