Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Parigi Moutong

SD Muhammadiyah Pelawa Raih Juara 3 Lomba Cerita Rakyat Tinggi Provinsi Sulteng, Kepsek : Kedepan Target Juara 1

802
×

SD Muhammadiyah Pelawa Raih Juara 3 Lomba Cerita Rakyat Tinggi Provinsi Sulteng, Kepsek : Kedepan Target Juara 1

Sebarkan artikel ini
Sejumlah Siswa SD Muhammadiyah Pelawa saat foto bersama Kepsek Muhammadiyah Pelawa dan guru-guru seusai lomba cerita rakyat tingkat Provinsi Sulteng. Foto : Istimewa

Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), meraih juara ketiga dalam lomba cerita rakyat atau lomba bertutur cerita rakyat tingkat Provinsi Sulteng pada Selasa (25/10/2022) belum lama ini.

“Tentunya pencapaian ini menjadi kabar gembira bagi warga persyarikatan Muhammadiyah Parigi Moutong terkhusus bagi kami guru-guru di SD Muhammadiyah Pelawa. Pencapaian ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan budaya literasi terhadap anak didik,” ucap Kepala SD Muhammadiyah Pelawa, Burhan A. Lawasi kepada ZonaSulawesi, Rabu (26/10/2022).

Apabila sekolahnya kembali mendapatkan kepercayaan mewakili Kabupaten Parimo ke tingkat Provinsi Sulteng, maka ia menargetkan, SD Muhammadiyah Pelawa menempati posisi juara 1.

“Target kami kedepan jika nantinya kembali dipercayakan untuk mewakili Kabupaten Parigi Moutong dalam lomba bertutur di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, maka kami akan menargetkan bisa berada di posisi pertama sebagai pemenang,” ucapnya.

Burhan mengatakan, terdapat tiga siswa SD Muhammadiyah Pelawa yang berbakat mewakili Kabupaten Parimo dalam lomba cerita rakyat tersebut.

Pertama, Rabiatul Adawiyah, nomor urut 32 dengan judul cerita “Legenda Kampung Payol”. Kedua, Jannah, nomor urut 33 judul cerita “Asal muasal Likunggavali” dan yang ketiga, Andi Amina Sulalipu, nomor urut 34 dengan judul cerita “Polimbu ada”.

“Dalam lomba bertutur tersebut 2 murid kami masuk dalam 5 besar, yang pertama Rabiatul Adawiyah, nomor urut 32 dengan judul “Legenda Kampung Payol” mendapatkan harapan 1 dan yang ke dua Andi Amina Sulalipu Nomor urut 34 dengan judul cerita “Polimbu ada” yang mendapatkan juara 3,” kata Burhan.

Ia menjelaskan, bahwa kisah Polimbu Ada yang mendapatkan juara 3 itu adalah cerita cikal bakal kerajaan Parigi yang berawal dari wilayah Uwesama sekarang wilayah Desa Binangga Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parimo.

Menurutnya, siswa SD Muhammadiyah Pelawa mendapatkan juara 3 setelah berkompetisi dengan sekira 60 peserta dari setiap daerah Provinsi Sulteng.

Burhan juga mengajak seluruh siswa SD di Kabupaten Parimo untuk terus belajar dan meningkatkan bakat dalam pengembangan budaya literasi.

“Pesan saya kepada seluruh siswa dan anak-anak. Ayooo tingkatkan semangat belajar dan mengasah bakat yang dimiliki sebagai pengembangan budaya literasi,” ajaknya.

Bagi Burhan lomba cerita rakyat menjadi sarana untuk terus menyebarkan virus literasi. Sehingga penting untuk terus dilaksanakan dan dikedepankan.

“Lomba ini menjadi harapan bagi kita semua untuk menyebarkan virus-virus literasi yang di era modern ini mengalami degradasi,” jelasnya.

“Lomba-lomba seperti ini juga menjadi wadah untuk mengumpulkan seluruh cerita-cerita rakyat yang berasal dari daerah-daerah di Sulawesi Tengah hal tersebut menjadi bukti bahwa daerah kita memiliki kekayaan akan cerita rakyatnya. Selain itu melalui lomba ini dapat melatih mental peserta didik untuk dapat tampil di depan audiens,” pungkasnya.

Baca juga : Himastika Untad Bersama Akai Jaya Gelar Konser Amal Datangkan Fabio Asher