PALU, ZONASULAWESI — Sosok Abdul Karim Aljufri yang menjadi calon wakil Gubernur Sulteng termuda pada Pilkada Sulteng 2024, kian mencuri perhatian kalangan milenial dan
Gen-Z di Sulteng.
Abdul Karim Aljufri yang akrab disapa AKA itu dikenal sebagai sosok yang inspiratif dan komitmen terhadap pengembangan kepemudaan. Hal itu dikemukakan sejumlah peserta Dialog Gagasan dengan tema “Mengurai akar masalah kualitas pendidikan menuju harapan baru masyarakat Sulteng”, yang digelar di Nyam’s coffe, Jalan Diponegoro, Kelurahan Lere, Kecmatan Palu Barat, Kota Palu, Selasa (3/9/2024) malam.
Seperti yang dikemukakan Swadik. Menurutnya sosok Abdul Karim Aljufri merupakan pemimpin politik yang peduli terhadap pengembangan potensi generasi muda. Kehadiran AKA sebagai figur muda pada Pilkada Sulteng 2024 ini sangat diperlukan, sebab posisi kepemimpinan di Sulteng membutuhkan sosok muda yang fresh dan penuh semangat.
“Kehadiranya yang menjadi figur muda sebagai calon wakil gubernur sulteng sangat terwakilkan mengingat Sulteng menjadi salah satu provinsi yang menopang IKN memerlukan individu yang berkomitmen sepenuhnya.” ucapnya.
Swadik menambahkan agar kegiatan seperti dialog dan diskusi dengan para pemuda dapat dilakukan lebih sering agar aspirasi dan kebutuhan generasi muda dapat didengar dan dipertimbangkan.
Ibnul Fajar juga mengatakan hal yang sama, ia juga merasa terwakilkan dengan majunya Abdul Karim Aljufri sosok figur muda sebagai calon wakil Gubernur.
Ibnul Fajar menilai, majunya Abdul Karim Aljufri sebagai calon wakil gubernur sangat mewakili harapan masyarkat terutama Gen-Z.
Menurutnya, berkomunikasi dengan AKA, yang masih muda, berjalan lebih lancar dibandingkan dengan kandidat yang lebih tua.
“Perasaan di kekang atau kaku itu tidak ada sama sekali. kita merasa sama-sama anak muda dan saling memahami.” ujarnya.
Meskipun banyak yang berpendapat bahwa calon yang muda kurang pengalaman, Ibnul Fajar percaya bahwa siapapun yang sudah melangkah sebagai calon wakil gubernur pasti siap bertanding.
Ibnul berharap, agar siapa pun kandidat yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Sulteng tidak hanya memiliki banyak gagasan, tetapi juga melaksanakan gagasan tersebut.
“Kami berharap agar calon yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Sulteng tidak hanya banyak mengemukakan gagasan tanpa eksekusi. Kami ingin mereka tidak hanya menyampaikan banyak wacana dan program ke publik, tetapi juga merealisasikannya.” harap Ibnul.






