PARIGI MOUTONG, ZonaSulawesi.id – Prosesi khitbah Syarifah Jihan Khofifah Magfirah, putri Isram Said Lolo (ISL), berlangsung meriah di Jalur Dua Kompleks Kantor Bupati, Kelurahan Kampal, Parigi Moutong, Sabtu (8/8/2026) malam.
Sebanyak seratus lebih orang rombongan dari Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) datang mengantar calon mempelai pria, Ikhsan, untuk menyampaikan niat mempersunting putri ISL.
Rombongan tersebut dipimpin Bupati Touna Ilham Lawidu, bersama istri, Wakil Bupati, Sekda, Ketua DPRD, sejumlah kepala OPD, anggota DPRD, tokoh adat, tokoh masyarakat serta keluarga besar calon mempelai pria.
Kehadiran rombongan besar itu menjadikan khitbah tersebut bukan sekadar pertemuan keluarga, tetapi juga momentum silaturahmi dua daerah.
Keluarga ISL sebelumnya menyebarkan sekitar 500 undangan. Namun, jumlah tamu yang hadir ternyata jauh melebihi perkiraan.
Untuk menyambut para tamu, keluarga bahkan menyiapkan tenda panjang sekitar 150 hingga 200 meter di sepanjang akses menuju kediaman.
Tenda yang dipenuhi tamu tersebut menjadi gambaran besarnya antusiasme masyarakat dan keluarga yang datang membawa doa serta restu bagi kedua calon mempelai.
Sementara itu, rombongan Touna disambut keluarga besar calon mempelai perempuan bersama Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abd. Sahid, Kapolres Parigi Moutong AKBP. Hendrawan, sejumlah pejabat daerah, jajaran Kementerian Agama, Ketua MUI, Dewan Hadat Patanggota, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Penyambutan berlangsung dalam nuansa adat Kaili Parigi sebagai bentuk penghormatan kepada rombongan keluarga calon mempelai pria.
Dalam prosesi tersebut, keluarga Ikhsan juga membawa seresehan sekitar Rp300 juta dan seperangkat emas sebagai bagian dari simbol kesungguhan mempersunting Syarifah Jihan.
ISL menyampaikan terima kasih kepada seluruh rombongan dari Touna dan para tamu yang hadir.
“Terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar calon mempelai pria yang telah datang bersama rombongan dari Tojo Una-Una. Kehadiran ini bukan hanya membawa amanah untuk sebuah pelamaran, tetapi juga membawa silaturahmi dan persaudaraan dua keluarga besar,” ujar ISL.
Ia berharap silaturahmi tersebut menjadi awal yang baik bagi perjalanan Ikhsan dan Jihan menuju kehidupan rumah tangga.
Kedua keluarga telah membicarakan tahapan selanjutnya. Akad nikah direncanakan berlangsung di Gedung Kiaora Palu, sedangkan resepsi direncanakan di Sriti Convention Hall Palu.
Prosesi khitbah tersebut akhirnya menjadi momentum mempertemukan dua keluarga besar dari Touna dan Parigi Moutong dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dari sebuah niat meminang, lahir harapan untuk membangun keluarga baru yang sakinah, mawaddah, warahmah. (ADV)






