Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Sulawesi Tengah

Didampingi Kuasa Hukum, Korban Penipuan “Makelar Pendidikan” Resmi Melapor ke Polres Parimo

2667
×

Didampingi Kuasa Hukum, Korban Penipuan “Makelar Pendidikan” Resmi Melapor ke Polres Parimo

Sebarkan artikel ini
Korban Penipuan Makelar Pendidikan NRL Didampingi Kantot Hukum Hartono Taharudin, SH. MH dan Rekan Resmi melapor ke Polres Parimo

PARIMO, ZonaSulawesi.id – Upaya mencari keadilan akhirnya ditempuh NRL (18) korban dugaan penipuan oleh “Makelar Pendidikan” penerimaan mahasiswa baru Universitas Tadulako (Untad). Didampingi kuasa hukum dan beberapa perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMIP) FISIP Untad, NRL resmi melapor ke Kepolisian Resor (Polres) Parigi Moutong, Rabu (15/10/25).

 

Dalam surat laporan pengaduan tertanggal 15 Oktober 2025, NRL mengaku telah menyerahkan sejumlah uang kepada terduga pelaku dengan janji dapat membantu meloloskan dirinya sebagai mahasiswa di Universitas Tadulako.

 

Melalui Kantor Hukum Hartono Taharudin, SH. MH dan Rekan selaku Kuasa Hukum Korban, menyebut tindakan ini merupakan bentuk penipuan terencana yang memanfaatkan ketidaktahuan calon mahasiswa baru.

 

“Klien kami dijanjikan akan diterima tanpa tes, dengan syarat membayar sejumlah uang. Setelah pembayaran dilakukan, pelaku menghilang dan tidak bisa dihubungi,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, langkah hukum ini diambil agar kasus serupa tidak kembali terulang. Pihaknya juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas jaringan calo yang diduga beroperasi dengan modus serupa.

 

Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan akan mempelajari laporan tersebut dan segera memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan.

 

“Kami akan tindaklanjuti laporan ini sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar salah satu penyidik Polres Parimo.

 

Kasus “Makelar Pendidikan” ini menambah daftar panjang praktik penipuan berkedok “jalur khusus” yang memanfaatkan semangat para calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

 

Menghimbau kepada Masyarakat khususnya bagi yang ingin melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi untuk lebih berhati-hati harus tetap mengikuti prosedur resmi dalam penerimaan mahasiswa baru melalui kanal yang dikeluarkan oleh pihak universitas.

banner 970x250