Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Parigi Moutong

Durian Parimo Tembus Pasar Tiongkok, KADIN Parigi Moutong Gelar FGD Bahas Persiapan Ekspor

2960
×

Durian Parimo Tembus Pasar Tiongkok, KADIN Parigi Moutong Gelar FGD Bahas Persiapan Ekspor

Sebarkan artikel ini
Durian Parimo Tembus Pasar Tiongkok, KADIN Parigi Moutong Gelar FGD Bahas Persiapan Ekspor. Foto: Deni

PARIMO, ZonaSulawesi.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Dari Ladang ke Dunia” Durian Parigi Moutong Tembus Tiongkok: Transformasi Ekonomi Lewat Durian Untuk Indonesia Emas 2045.

 

Kegiatan tersebut, dilaksanakan pada Rabu (04/06/25) dihadiri oleh beberapa pemangku kepentingan, mulai dari pelaku usaha, petani, akademisi, hingga perwakilan pemerintah daerah.

 

Ketua KADIN Kabupaten Parigi Moutong, Farah Zaenong, dalam sambutannya mengungkapkan, Tahun ini Kabupaten Parimo mendapat penobatan sebagai daerah yang menjadi tuan rumah ekspor durian beku Indonesia-Tiongkok.

 

Penobatan tersebut, lanjut Fara, menyusul penandatanganan MOU perdagangan ekspor durian beku yang diteken Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Jakarta, belum lama ini.

 

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan bagi Kabupaten Parigi Moutong yang dinobatkan sebagai tuan rumah ekspor durian beku Indonesia-Tiongkok. hal ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan peningkatan ekonomi di daerah kita,” ungkapnya.

 

Menurutnya, sebagai tuan rumah ekspor durian beku, tentunya bukan hanya sekedar kegiatan perdagangan semata. Tetapi, hal ini juga merupakan suatu terobosan besar yang dianggap mampu membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi daerah ini, termasuk peningkatan fiskal daerah.

 

“Hal ini menciptakan peluang untuk mendatangkan sekitar 1000an investor ke Parimo, pendirian packing house, pembangunan perkebunan modern yang nantinya dapat memberikan peningkatan putaran ekonomi melalui sistem perbankan,” ujarnya.

 

Ia berharap, keberhasilan ekspor durian beku perdana Kabupaten Parimo, dapat dipertahankan dengan terus disiplin menjaga protokol ekspor agar tidak tertutup.