Palu, Zona Sulawesi– IPPMAGA menagih janji Bupati dan Wakil Bupati soal pencegahan banjir yang sering terjadi di Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah, setiapt tahun. Saat di temui langsung.
“Kira-kira dimana sudah janji Bupati dan Wakil Bupati kemarin khusunya mungkin Pemda ketika kita sudah punya data, kita sudah lihat kemarin bahwa setiap tahunnya kita di Toli-toli terjadi banjir,”kata Ketua Umum IPPMAGA, Widi Adriansyah Saudah, kepada Zona Sulawesi, Rabu (6/4/2022).
Ia juga menjelaskan, bahwa dari data yang mereka dapatkan dan sudah pernah dialaminya, sejak 2017 hingga 2022, Kabupaten Toli-toli seringkali dilanda banjir.
“Nah dari data yang kita dapat itu saya melihat mungkin dari 2017 sampai 2022 itu. Setiap tahunnya ada banjir, ini sebenarnya yang harus kita pertanyakan. Bagaimana penanganan pemerintah terkait pencegahan terjadinya banjir,”terangnya.
“Karena bisa saya lihatkan datanya di tanggal 3 juni 2017 banjir terjadi di Dakitan,3 juni 2018 di daerah kec.baulan khusunya di bagian,tuelei,kemudian di tanggal 15/09/2019 di daerah RS mokopido tepatnya daerah lemba,kemudian di tanggal 16/10/2020 itu terjadi lagi banjir di silendoung,23/10/2021 itu terjadi lagi banjir di daerah malangga,nah yang baru baru ini terjadi lagi di 23/03/2022 di dakopamean,”sambung Widi.
Gencar Vaksinasi ke Masyarakat, Polres Parimo Gratiskan 1 Liter Minyak Goreng, Ini Lokasinya
Ia juga menyayangkan karena setiap tahun banjir selalu melanda Kabupaten Toli-toli. Bahkan, kata dia, seakan tanpa ada upaya pencegahan yang di lakukan Pemda Toli-toli.
“Hanya saja yang kita sayangkan itu bagaimana pencegahan terkait banjir itu. Karena ketika pasca banjir itu memang ada penanganannya,nah yang belum kita lihat sekarang mengenai pencegahan banjir itu,”tegasnya.
Selain itu, IPPMAGA juga melakukan penyaluran bantuan ke Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, Kabupaten Toli-toli. Widi mengatakan, pihaknya memprioritaskan untuk bantuan kepada bayi dan balita yang terdampak banjir.
“Jadi bantuan yang kita antar kemarin itu. Perlengkapan-perlengkapan untuk Bayi dan balita. Seperti Susu,bubur,minyak telon dan popok,”ungkapnya
Widi berharap kiranya Pemda Toli-toli dapat melakukan upaya-upaya pencegahan untuk mengatasi banjir yang setiap tahunnya menjadi langganan di Kabupaten Toli-toli.
“Tentunya kita berharap terkait bencana banjir. Mungkin harapannya kita ini adalah bencana yang terakhir,akan tetapi. Saya kira kita semua tidak mau ada bencana,untuk saat ini karena telah terjadinya banjir. Kita berharap untuk pemerintah daerah bisa segera atau secepatnya menangani terkait korban paska banjir di Kec. Dakopamean kemarin,mungkin seperti itu,”tutupnya.






