Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Kota Palu

Kebakaran di Jl.BTN Bumi Roviga Tondo, 3 Rumah Hangus Terbakar

914
×

Kebakaran di Jl.BTN Bumi Roviga Tondo, 3 Rumah Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kebakaran. Gambar: ZonaSulawesi/Bolmora.com

Palu, Zona Sulawesi – Kebakaran yang terjadi di perumahan BTN menghanguskan tiga unit rumah rumah, di jalan BTN Bumi Roviga Blok D1, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (24/10/2021).

Berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 02.15 wita dini hari. Warga yang berada di kawasan tersebut langsung mencoba membantu memadamkan api. Sementara warga lainnya menghubungi pihak petugas pemadam kebakaran (Damkar).

Salah satu mahasiswa, Anggi Anggraini yang tinggal di kontrakan tersebut mengatakan, asal mula kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik yang berada di rumah bagian tengah kontrakan, kemudian api menjalar ke rumah-rumah yang berada berdekatan dengan rumah tersebut.

“Saya ada tidur, sekitar jam 2 (siang) lewat saya di kasih bangun temanku, apa dia dengar tetangga sebelah rumahnya kita itu teriak minta tolong den teriak kebakaran,”tulis Anggi saat di hubungi melalu via Whatshapp.

Lebih lanjut, Anggi mengungkapkan, ada banyak rumah yang saling berbaris dengan rumah itu. Namun, hanya tiga diantaranya dilahap si jago merah.

“Jadi tanpa pikir panjang saya dengan temanku itu langsung ambil leptop, hp, sama motor, setelah kita suda keluar api suda besar, dan menjalar ke rumahnya kita,”ungkapnya.

Ia menjelaskan semua baju dan berkas miliknya tidak sempat lagi diselamatkan karena api dengan cepat menyambar semua isi rumah.

“Iye semua berkas ku habis,baju-baju ku juga semuanya tidak ada
yang bisa di selamatkan,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam dan Penyelamatan Kota Palu, Sudaryano Lamangkona menuturkan, pihaknya menerima laporan kebakaran pukul 02.20 wita. Kemudian ia menurunkan sebanyak 10 unit armada langsung menuju TKP, dan tiba pukul 02.31 wita.

“Jumlah unit armada yang beroperasi ialah 10 mobil, dengan jumlah personil yang bertugas sebanyak 37 orang,”ujar Sudaryano.

Sudaryano Lamangkona juga menyebut, belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.

“Api baru bisa dipadamkan satu jam kemudian yaitu pukul 03.50 Wita, Selanjutnya unit kembaki ke markas pukul 03.59 Wita dan baru sampai pukul 04.05 Wita,”sebutnya.

Sudaryano menambhkan, semua personil kembali dalam kondisi sehat, kondisi peralatan dan armada baik, dan juga cuaca dalam keadaan cerah.

“Jumlah penggunaan air keseluruhan sebanyak 25000 liter,”tutupnya.

(SFL)