BANGGAI, ZonaSulawesi.id – Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Sulawesi Tengah, Isram Said Lolo, S.Ag., M.H (ISL), resmi melantik Pengurus Cabang (PC) APRI Kabupaten Banggai masa bakti 2026–2030. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan pada Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Dr. H. Junaidin, S.Ag., M.A, Wakil Bupati Banggai, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Kapolres Banggai, Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Banggai, Kepala Kejaksaan Negeri Banggai, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banggai, serta jajaran pejabat dan ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banggai.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sulteng Dr. H. Junaidin menekankan pentingnya komitmen seluruh ASN, termasuk para penghulu, dalam mengimplementasikan ASTA Protas Kementerian Agama RI sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Seluruh ASN Kementerian Agama harus mampu menerjemahkan dan mengimplementasikan ASTA Protas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin profesional dan berdampak nyata,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PW APRI Sulteng, Isram Said Lolo, menyampaikan pesan inspiratif terkait posisi dan peran strategis APRI di daerah. Ia berharap Kakanwil Kemenag Sulteng dapat memberikan perhatian kepada seluruh PC APRI se-Sulawesi Tengah melalui Kankemenag kabupaten/kota.
ISL menegaskan bahwa penghulu memiliki posisi yang sangat strategis di tengah masyarakat. Menurutnya, para penghulu bukan hanya aparatur negara, tetapi juga figur publik yang memiliki pengaruh besar.
“Seluruh pengurus dan anggota APRI adalah figur publik. Mereka rata-rata adalah ‘singa podium’, corong yang sangat potensial dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan dan program pemerintah daerah kepada masyarakat,” ujar ISL.
Ia menjelaskan, peran penghulu yang selalu hadir dalam momentum penting masyarakat, seperti pernikahan dan kegiatan keagamaan Islam lainnya, menjadikan mereka memiliki panggung yang disiapkan langsung oleh masyarakat. Hal ini, lanjutnya, menjadi peluang besar untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan pesan moral, pembangunan, dan kebijakan strategis.
Terlebih lagi, struktur kepengurusan APRI di Sulawesi Tengah tersebar hingga ke seluruh kecamatan di berbagai pelosok daerah, sehingga keberadaannya tidak bisa dipandang sebelah mata.
“APRI memiliki kekuatan jaringan yang merata di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Ini adalah potensi besar yang harus diberdayakan untuk kemaslahatan umat dan mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.
Dengan pelantikan PC APRI Kabupaten Banggai periode 2026–2030 ini, diharapkan para penghulu semakin solid, profesional, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang harmonis di Kabupaten Banggai.






