Scroll Untuk Membaca Artikel
DaerahZONA Sulawesi Tengah

Petani Di Labuan Panimba Kabupaten Donggala Antusias Ikut Program Pertanian RMP Indonesia

839
×

Petani Di Labuan Panimba Kabupaten Donggala Antusias Ikut Program Pertanian RMP Indonesia

Sebarkan artikel ini
RMP Indonesia saat memberikan sosialisasi kepada petani di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala. Foto : RMP Indonesia

Palu, Zona Sulawesi – Para petani di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, antusias mengikuti program pertanian Relawan Merah Putih (RMP) Indonesia.

Program tersebut dilaksanakan melalui Satgas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Tanaman Jagung yang melakukan sosialisasi program kredit UMKM dan tanaman jagung di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Senin (18/10/2021).

Sosialisasi ini digelar di Balai Desa Labuan Panimba diikuti para petani jagung desa setempat. Mereka mendapat penjelasan program dari Manejer Pertanian RMP, Ir Sofyan Yotolembah serta program koperasi oleh Ramli Maskota serta penjelasan umum tentang RMP oleh ketua Umum, Mahfud Masuara.

Ketua Umum (Ketum) RMP Indonesia, Mahfud Masuara menerangkan, fokus utama koperasi Produsen RMP Indonesia adalah pemberdayaan anggota, secara khusus untuk pertanian tanaman jagung. Harapannya, setiap anggota petani yang masuk program tanaman jagung mempunyai penghasilan perbulan minimal Rp 5 Juta rupiah.

Diketahui, Pemprov Sulteng menjalin kerjasama dengan BRI tentang pemberdayaan masyarakat melalui fasilitas pinjam UMKM di Provinsi Sulteng. Sementara Koperasi RMP Indonesia Mandiri ditunjuk sebagai pelaksana program tersebut.

Manejer Pertanian RMP, Andi Sofyan Yotolembah mengatakan, sosialisasi di Labuan Panimba sebagai respons atas keinginan masyarakat petani terhadap program pemberdayaan RMP melalui tanaman jagung.

“Kita berharap, kita bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program jagung,”katanya.

Sofyan juga menilai wilayah Labuan Panimba potensial untuk pengembangan komoditi jagung. Jumlah lahan yang ada sekitar 400 hektare.

“Ini adalah potensi, dimana dalam 120 hari kita sudah bisa mendapatkan hasil. Nah, itu yang kami jelaskan kepada petani,”ucapnya.

Selain itu, Sofyan mengatakan, petani diajak untuk bergabung dengan RMP, karena ada manfaat yang didapat seperti pengobatan gratis, sembako murah, dan santunan duka.

“Semoga dengan sosialisasi yang kami lakukan masyarakat petani paham dengan sepak terjang dan program RMP,”tuturnya.

Para petani di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala saat mengikuti sosialisasi dari RMP Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kades Labuan Panimba, Arwami berujar, masyarakatnya begitu antusias untuk menjadi anggota RMP dan anggota Koperasi RMP Indonesia Mandiri.

Ia berharap ada nilai tambah yang didapat warganya dengan mengikuti program pemberdayaan RMP.

Sementara itu, salah satu petani, Mariana, yang hadir dalam sosialisasi yang dilaksanakan oleh RMP Indonesia berharap produksi jagung dari petani lebih meningkat dari sebelumnya.

“Mudah-mudahan kalau selama ini hanya dua ton (jagung) insya Allah dengan program RMP bisa mencapai target seperti yang disampaikan dalam sosialisasi,”pungkasnya.

(DAL)