Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Kota PaluZONA Peristiwa

Polda Sulteng Turunkan Tim Inafis Dilokasi Kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu

581
×

Polda Sulteng Turunkan Tim Inafis Dilokasi Kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu

Sebarkan artikel ini
Lokasi Kebakaran di Pasar Inpres Manonda Kota Palu. Foto: Bidhumas Polda Sulteng/ ISTIMEWA

Palu, Zona Sulawesi – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menurunkan Tim Infasi dilokasi kebakaran Pasar Inpres Manonda yang terletak di Palu Barat Kota Palu pasca dilalap si jago merah semalam Selasa (29/3/2022) pukul 22.00 Wita.

Setidaknya pasukan pemadam kebakaran yang turun ke lokasi kejadian berjibaku kurang lebih 4 jam untuk memadamkan api.

Diperkirakan ratusan lapak dagangan hangus terbakar. Belum dapat ditaksir berapa kerugian yang dialami pedagang akibat peristiwa itu.

Hari ini terpantau dilokasi kejadian, tim olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Gabungan Polda Sulteng dan Polres Palu, memasang garis polisi dan melakukan penelitian dan dokumentasi dari sudut satu ke sudut yang lain, Rabu (30/3/2022).

“Pemeriksaan atau pengolahan TKP lokasi kebakaran Pasar Inpres Manonda Palu, hari ini dilakukan tim gabungan dari Inafis Polda Sulteng dan Polres Palu,”ungkap Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto.

Menurutnya, lokasi yang menjadi fokus pemeriksaan oleh tim inafis telah dipasang garis polisi. Dan kata dia,, petugas akan bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedurnya (SOP) sebagai langkah awal polisi melakukan penyelidikan.

“Belum dapat disimpulkan darimana sumber api pertama kali, kami masih bekerja untuk mengetahui penyebabnya, demikian juga belum diketahui berapa kerugiannya,”ucap mantan Wadirreskrimum Polda Sulteng.

“Kami prihatin dengan kejadian kebakaran pasar manonda ini, terlebih menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H. Dihimbau kepada masyarakat dapat bekerjasama dan kooperatif apabila diperlukan untuk dilakukan pemeriksaan,”sambung Didik.

Ia mengatakan, kebakaran dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, oleh karena itu chek kembali apabila ada menggunakan kompor menyala, lilin menyala saat mati lampu dan obat nyamuk.

“Penggunakan alat elektronik apabila tidak difungsikan agar diputuskan hubungannya dengan sumber listrik, itu semua untuk mencegah kebakaran terlebih saat nanti kita tinggalkan untuk melaksanakan shalat terawih berjamaah di masjid,”pungkasnya.*