Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Parigi Moutong

Sebagai Bentuk Apresiasi, Camat Tomini Siapkan Piala Lomba Maraton untuk Usia SD

2169
×

Sebagai Bentuk Apresiasi, Camat Tomini Siapkan Piala Lomba Maraton untuk Usia SD

Sebarkan artikel ini
Camat Tomini, Imran SP (kiri) memegang piala untuk peserta lomba maraton usia SD bersama Bendahara panitia pelaksana HUT RI Ke 79 Kecamatan Tomini, Roni. Foto : Istimewa.

Parigi Moutong, Zona Sulawesi Salah satu siswa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Tomini akrab disapa Yuyun sempat viral di sosial media melalui postingan status akun Facebook WahdAlamsah WadAlam.

Pemilik akun WahdAlamsah WadAlam dalam postingannya menyertekan foto Yuyun saat bersama Camat Tomini, Imran SP, Anggota Polsek Tomini, dan salah satu Tenaga Kesehatan, usai lomba maraton dalam peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indinesia (HUT RI) Ke 79 di Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong. Disertai tulisan bahwa Yuyun yang merupakan keponakan WahdAlamsah WadAlam tidak menerima sertifikat dan hadia dari panitia penyelenggara lomba kemerdekaan tersebut.

“Semangat ponakan (emot tangan) Walaupun tdk dapat hadiah (emot sedih) pdhal sdh susah payah lari dgn jarak berkilo²M d tempuh. Akhirnya meraih juara 1 maraton putri tingkat SD. Alhasil hax namax sj juara, sertifikat sama hadiah Zonk,” tulis WahdAlamsah WadAlam.

Sehingga postingan itu mendapatkan tanggapan pro dan kontra dari warganet. Namun, belakangan status tersebut, telah dihapus dari linimasa WahdAlamsah WadAlam.

Camat Tomini, Imran saat dikonfirmasi melalui via whatsapp menjawab, bahwa lomba maraton hanya tersedia untuk kategori usia 13-17 tahun. Padahal, menurutnya, dalam Petunjuk Teknis (Juknis) yang di edarkan oleh Panitia Pelaksana Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 79 Kecamatan Tomini, bernomor 005/06/PANPEL tertanggal 3 Agustus 2024 yang ditandatangani oleh dirinya selaku pembina, tidak tercantum lomba maraton untuk usia anak SD.

“Sudah ada pialanya itu. Termasuk anak sd tidak masuk dalam kategori lari maraton. Maraton hanya usia 13 sampai 17 tahun,” ujarnya.

Meskipun demikian, Imran mengapresiasi usaha Yuyun yang meraih juara 1 lomba maraton dengan menyediakan berupa piala, sertifkat, dan hadiah.

“Jadi saya bilang kita hargai anak ini sehingga panitia sudah menyediakan piala. Kita akan serahkan, piala, sertifikat, dan hadiah. Tapi belum sempat diserahkan karena bertepatan dengan MTQ Kecamatan Tomini,” ucapnya.

Sejumlah penghargaan itu akan diserahkan secara langsung oleh Imran, pada Selasa, 27 Agustus 2024, saat rapat pembubaran panitia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI Ke 79 Kecamatan Tomini.

“InsyaAllah kita akan serahkan pada saat rapat koordinasi pembubaran panitia sekaligus laporan pertanggungjawaban panitia untuk kegiatan itu, Selasa 27 Agustus selesai penutupan MTQ tingkat kcamatan,” ujar Imran.

Sekaitan postingan di sosial media tersebut, Imran menjelaskan, pemilik akun Facebook WahdAlamsah WadAlam telah melakukan klarifikasi dan meminta maaf atas kekeliruannya. Oleh karena itu, postingan WahdAlamsah WadAlam sudah terhapus.

Ia menilai terkait persoalan ini dikarenakan diskomunikasi, sehingga menjadi pelajaran bagi masyarakat Kecamatan Tomini kiranya mengutamakan konfirmasi. Apabila, kejadian serupa terjadi kembali,  maka kata Imran, sebaiknya bertanya terlebih dahulu sebelum memposting status di sosial media, dengan begitu tidak akan menimbulkan permasalahan.

“Sehingga ini menjadi bentuk pelajaran ke depannya kiranya dicek dulu informasi karena sebelumnya panitia sudah mengirimkan juknis jenis lomba. Karenanya tidak ada hadiah diserahkan sehingga sempat viral. Tapi masalah ini sudah selesai. Yang bersangkutan sudah minta maaf,” tutup Imran.

Dalam postingan status facebook terbaru, pemilik akun Facebook WahdAlamsah WadAlam memberikan klarifikasi.

“Assalamualaikum (emot tangan). Mengenai postingan saya tentang lari maraton tingkat SD.sya memohon maaf Krn d sini terjadi kesalahpahaman antara Saya sebagai ortua siswa dgn pihak pelaksana kegiatan (emot tangan). Jdi dgn ni sya memohon maaf yg sebesarbesarnya (emot tangan),” tulis WahdAlamsah WadAlam beberapa jam lalu.

Baca juga : Pemda Parimo Perpanjang Status TDB Hingga Awal Tahun 2025