Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Parigi Moutong

Soroti Peran Bulog dan Petani Lokal, Kunjungan Longki Djanggola Jadi Momentum Perkuat Serapan Gabah

24
×

Soroti Peran Bulog dan Petani Lokal, Kunjungan Longki Djanggola Jadi Momentum Perkuat Serapan Gabah

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI asal Sulawesi Tengah, Longki Djanggola di dampingi Kepala Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pakke saat di wawancara beberapa media di gudang Perum Bulog di Desa Olaya, Foto: IST.

PARIMO, ZonaSulawesi.id– Kunjungan Anggota DPR RI asal Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, ke gudang Perum Bulog di Desa Olaya, Kecamatan Parigi, Kamis (30/4/2026), tak hanya memastikan stok beras aman, tetapi juga menyoroti pentingnya peran Bulog dalam mendukung petani lokal.

 

Dalam peninjauan tersebut, perhatian utama justru mengarah pada optimalisasi penyerapan gabah dan beras hasil panen petani di wilayah Parigi Moutong. Longki menilai, keberadaan Bulog harus mampu menjadi penopang utama stabilitas harga di tingkat petani, terutama saat musim panen.

 

“Bulog harus hadir lebih aktif menyerap hasil panen petani, baik dalam bentuk gabah maupun beras, agar harga di tingkat petani tetap stabil,” ujarnya.

 

Menurutnya, selama ini petani cenderung memilih menjual beras dibandingkan gabah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bulog untuk tetap menjalankan fungsi penyerapan secara maksimal sesuai kebijakan pemerintah.

 

Selain itu, Longki juga menekankan pentingnya edukasi kepada petani terkait standar kualitas dan harga pembelian. Sosialisasi yang masif dinilai akan membantu petani memahami mekanisme penjualan ke Bulog, sehingga tidak terjadi kesenjangan informasi.

 

“Petani perlu diberi pemahaman yang jelas soal standar kualitas dan harga. Dengan begitu, mereka bisa menyesuaikan hasil panen agar sesuai dengan kriteria Bulog,” tambahnya.

 

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, mengungkapkan bahwa pihaknya terus meningkatkan target penyerapan tahun ini. Jika sebelumnya hanya sekitar 8.000 ton, kini target dinaikkan menjadi 11.300 ton.

 

Tak hanya itu, ketersediaan stok beras di gudang Bulog Sulawesi Tengah saat ini mencapai sekitar 23 ribu ton, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan.

 

Kunjungan ini pun menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah, Bulog, dan petani dalam menjaga ketahanan pangan daerah, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong.