Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi sebanyak 33 korban kecelakaan Bus Rappan Marannu yang terjun bebas ke jurang di jalan Kebun Kopi yang menghubungkan antara Kabupaten Parigi Moutong dan Donggala, hingga menyebabkan 3 orang meninggal dan 30 orang mengalami luka-luka, pada Rabu (3/5/2023).
“Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menerima informasi dari seorang warga Toboli bernama Riski, bahwa terjadi kecelakan lalulintas mobil bus Rappan Marannu bermuatan rombongan santri dari Ponorogo tujuan dari Palu menuju Pondok Pesantren Gontor Kabupaten Poso masuk jurang di KM 4 Toboli dikarenakan rem blong, diketahui jumlah penumpang sementara berjumlah 33 orang,” kata Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kansar Palu, Andi Sultan dalam keterangan resminya, Kamis (4/5/2023).
Menurutnya, setelah mendapatkan informasi itu, Pos SAR Parigi langsung diberangkatkan menuju tempat kejadian menggunakan Rescue Truck dengan 4 personil lengkap peralatan evakuasi.
Setelah tiba di KM 4 Toboli, Pos SAR Parigi berkoordinasi dengan aparat setempat dan melakukan evakuasi korban.
“Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban sebanyak 30 orang dalam keadaan selamat dan langsung di evakuasi ke RSUD Anuntaloko Parigi, Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Andi Sultan.
Sementara itu, kata dia, 3 korban lainnya, berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia yang saat ini berada di RS Anuntaloko Parigi.
Andi Sultan menambahkan, pasca evakuasi puluhan korban, Tim SAR Gabungan terus melakukan pengecekan area kecelakaan dan dinyatakan korban nihil. Kemudian, Tim SAR Gabungan melanjutkan D’brefing untuk memutuskan operasi SAR dinyatak selesai.
“Diusulkan untuk ditutup, seluruh unsur SAR Gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tutupnya.*
Baca juga : Kecelakaan Maut, Bus Bermuatan Puluhan Satri Masuk Jurang Kebun Kopi






