Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Morowali Utara

Video Viral ASN Dinas Pendidikan Morut Diduga Hina Penyandang Disabilitas Tuai Kecaman

1545
×

Video Viral ASN Dinas Pendidikan Morut Diduga Hina Penyandang Disabilitas Tuai Kecaman

Sebarkan artikel ini
Potongan gambar tangkapan layar live, Foto: IST

MORUT, ZonaSulawesi.id – Jagat media sosial dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan tidak pantas seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali Utara. Oknum ASN berinisial S itu terekam mengenakan seragam Korpri dan diduga menghina penyandang disabilitas saat siaran langsung di aplikasi TikTok.

Peristiwa tersebut bermula ketika seorang penyandang disabilitas tengah melakukan live TikTok dan terhubung dengan akun milik oknum ASN tersebut. Dalam video yang kemudian viral di TikTok dan Instagram, terlihat oknum ASN itu diduga sedang berada di dalam ruang kerjanya pada jam dinas.

Dengan disaksikan sejumlah pegawai lain di ruangan tersebut, oknum ASN itu tampak menirukan gaya bicara penyandang disabilitas secara berlebihan, yang kemudian disambut tawa oleh beberapa orang di sekitarnya. Aksi itu menuai kecaman luas dari warganet yang menilai tindakan tersebut tidak beretika dan mencederai nilai kemanusiaan.

Gelombang protes pun mengalir deras di media sosial. Banyak netizen menilai tindakan itu semakin fatal karena dilakukan oleh ASN di Dinas Pendidikan yang seharusnya menjadi teladan, terlebih saat mengenakan atribut resmi Korpri.

“ASN seperti itu seharusnya diberi sanksi tegas, bahkan dipecat,” tulis salah satu warga dalam kolom komentar, Jumat (19/12).

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, oknum ASN tersebut terdengar tegang dan meminta waktu sebelum memberikan penjelasan.

“Tunggu sebentar Pak Hendly, saya tenangkan diri dulu,” ujarnya singkat, Jumat (19/12/25).

Sementara itu, berdasarkan informasi dari salah satu pegawai Dinas Pendidikan Morowali Utara, kejadian tersebut berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, di ruang kerja kantor dinas setempat. Menurut rekan kerjanya, tindakan itu awalnya dilakukan dalam konteks bercanda dan tanpa disadari berdampak luas setelah videonya tersebar di media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, BKPSDM Morowali Utara belum memberikan sanksi kepada ASN tersebut.