Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Desa

Dinas PUPRP Parigi Moutong Upayakan Lakukan Penanganan Pasca Banjir di Desa Bambasiang

2083
×

Dinas PUPRP Parigi Moutong Upayakan Lakukan Penanganan Pasca Banjir di Desa Bambasiang

Sebarkan artikel ini
Nampak jalan penghubung antar dusun di Desa Beau terputus akibat hantaman banjir bandang pada Rabu (7/8/2024). Foto : ZonaSulawesiid.

Parigi Moutong, Zona Sulawesi Plt Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur mengaku peristiwa banjir bandang dan longsor yang terjadi di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, tidak berstatus tanggap darurat.

“Biasanya kalau penanganan banjir lewat BPBD Parigi Moutong. Tapi biasanya kita kerja itu kalau ada tanggap darurat. Tapi menurut Pak Sekretaris tadi konfirmasi Pak Kalak (BPBD Parigi Moutong) ini bukan masuk tanggap darurat,” katanya saat dihubungi melalui via telepon Whatsapp, Senin (12/8/2024).

Apalagi, menurut Adrudin, saat ini merupakan anggaran tahun berjalan, sehingga Dinas PUPR Parigi Moutong hanya melakukan penanganan pasca bencana jika daerah bencana tersebut dikategorikan tanggap darurat.

“Kami PU itu, ini kan anggaran berjalan, bisa kita kerjakan kalau ada tanggap darurat,” ujarnya.

PLT Kadis PUPR Parigi Moutong, Adrudin Nur. Foto : Istimewa.

Meski demikian, Dinas PUPR Parigi Moutong akan meninjau lokasi banjir bandang dan longsor di Desa Bambasiang. Dengan begitu, kata Adrudin, besaran pembiayaan untuk penanganan pasca banjir bandang dan longsor di Desa Bambasiang dapat diketahui. Bahkan, ia menyebutkan, penanganan tersebut, akan dimasukkan dalam Perubahan APBD 2024.

“Nanti teman-teman akan turun lapangan melihat berapa besar pembiayaannya. Nanti kita usulkan dalam perubahan dalam waktu dekat ini,” sebutnya.

“Kalau kita mau kerja sekarang kita ndak berani juga sih. Belum lagi ada pengawasan ketat,” lanjut Adrudin.

Adrudin memastikan Dinas PUPR Parigi Moutong akan mengupayakan penanganan pasca banjir bandang dan longsor di Desa Bambasiang. Sebab, dalam waktu dekat,  pihaknya akan mendatangi Desa Bambasiang sebagai bentuk  menindaklanjuti surat permohonan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Bambasiang.

“Iyah (pasti aka nada upaya penangan). Kita usahakan akan seperti itu. Nanti teman turun ke lapangan dulu. Ini suratnya baru masuk dari kepala desa,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Bambasiang, Abraham mengharapkan adanya penanganan, baik dari BPBD Parigi Moutong maupun Dinas  PUPR Parigi Moutong, sekaitan banjir bandang dan longsor di Desa Bambasiang, yang terjadi pada Rabu (7/8/2024).

“Selaku Kepala Desa Bambasiang, dan mewakili seluruh masyarakat Desa Bambasiang. Saya mengharapkan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, baik itu BPBD ataupun PUPR Parigi Moutong dapat melakukan penanganan terhadap desa kami yang belum lama ini terjadi banjir bandang dan longsor,” ujarnya.

Menurut Abraham, terjadinya banjir bandang dan longsor di Desa Bambasiang disebabkan hujan deras yang mengguyur desanya tersebut. Kemudian, air sungai Bambasiang meluap hingga ke rumah warga. Selain itu, jalan penghubung antar dusun terputus akibat dihantam arus banjir.

“Jadi banjir di Desa Bambasiang karena air sungai disini meluap sampai ke rumahnya warga. Terus, jalan penghubung dusun 1 dan 2, juga jalan penghubung untuk ke dusun yang ada di pegunungan terputus kdihantam banjir. Bahkan, itu longsor di jalan sudah tidak bisa lagi dilewati mobil,” tutup Abraham.

Baca juga : Hujan Deras Akibatkan Longsor di Desa Bambasiang