Scroll Untuk Membaca Artikel
ZONA Parigi Moutong

Kecamatan Pemenang Lomba Penurunan Stunting Kabupaten Parimo dapat Hadiah Rp 50 Juta

747
×

Kecamatan Pemenang Lomba Penurunan Stunting Kabupaten Parimo dapat Hadiah Rp 50 Juta

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Parimo, Irwan, S.K.M, M.Kes (tengah) saat memberikan sambutan dalam Rapat Kordinasi Penilaian Kinerja Kecamatan dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Parimo, di Kantor Desa Palasa. Foto : (Miftahul Afdal/Zona Sulawesi)

Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) mengadakan lomba Percepatan Penurunan Stunting  yang diikuti seluruh kecamatan di Kabupaten Parimo dengan 3 kategori yakni Penanganan Stunting Terbaik, Inovasi, dan Inspiratif.

Bagi kecamatan yang memenuhi semua kriteria tersebut dan meraih juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta. Kemudian urutan kedua senilai Rp 30 juta dan juara ketiga diberikan hadiah Rp 20 juta.

“Kalau nanti sebagai  kategori penanganan stunting terbaik tingkat kecamatan. Ini 23 kecematan yang masuk kategori terbaik kita akan datangkan anggarannya sebesar  Rp 50 juta (juara 1), juara 2 sebanyak Rp 30 juta dan juara 3 dapat Rp 20 juta sebagai motivasi untuk perkecamatan,” ujar Wakil Ketua Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Parimo, Irwan, S.K.M, M.Kes saat ditemui usai mengikuti Rapat Kordinasi Penilaian Kinerja Kecamatan dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Parimo, di Kantor Desa Palasa, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parimo, Selasa (28/2/2023).

Sampai saat ini, katanya, penilaian Kinerja Kecamatan dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Parimo masih terus berlangsung. Dan baru 8 kecamatan yang telah dinilai.

Irwan menyebut, hasil penilaian dari 8 kecamatan belum dapat dibeberkan karena pihaknya akan melakukan rekapitulasi penilaian hingga 13 Maret 2023 mendatang di Parigi.

“Hasil penilian dari 8 kecamatan belum bisa kita sampaikan karena sementara berlasung jadi nanti selesai penilaian nanti kita rekap semua data baru kita bisa sampaikan. Pengumuman 13 Maret di Parigi,” tuturnya.

Dengan adanya lomba percepatan penurunan stunting, menurut Irwan, pihaknya bisa melakukan evaluasi dan membandingkan kecamatan satu dan lainnya. Sehingga, kecamatan yang memiliki data stunting tertinggi diupayakan penurunannya. Sementara kecematan yang sudah bagus dalam penanganan stunting kiranya dipertahankan.

“Harapan kita bahwa, kita bisa mengevaluasi sampai sejauh mana kinerja pihak kecamatan , kedua bagi kecamatan yang angka stuntingnya tinggi kita berupaya kita menurunkan, kemudian bagi kecamatan yang sudah sangat bagus kita upayakan pertahankan bahkan ditingkatkan,” jelasnya.

“Jadi kita mengevualasi membandingkan satu kecamatan dengan kecamatan yang lain dengan harapan mereka bisa lebih bersemangat lagi untuk mengatasi stunting karena program stunting merupakan program nasional,” lanjut Irwan.

Baca juga : Komitmen Cegah Stunting, Kades Palasa : Target Nol Persen