Parigi Moutong, Zona Sulawesi – Komunitas Masyarakat Adat memiliki kesempatan untuk dapat mengenyam perguruan tinggi di Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah.
Sebab, Untad tertarik dengan program yang dicetuskan oleh Bupati Parigi Moutong (Parimo) H Samsurizal Tombolotutu yaitu memberdayakan masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT), sehingga Untad memberikan kuota kepada anak daerah di Parimo untuk masuk ke perguruan tingginya.

“Insya Allah tanggal 6-8 Februari saya akan kumpulkan anak-anak di pegunungan dan di pesisir pantai (Anak Nelayan) yang kurang mampu untuk sekolahkan di Universitas Tadulako,”ujar Samsurizal baru baru ini.
Rencana dikumpulkanya anak-anak Komunitas Masyarakat Adat tersebut, menurut Samsurizal untuk diberikan arahan terkait kesiapan mengikuti studi ke jenjang lebih tinggi.
Baca juga : Walhi Sulteng Dorong Pemerintah Evaluasi Seluruh Perizinan Tambang di Sulteng
Bupati dua periode itu menambahkan, bahwa Untad memberikan kuota kurang lebih 150 orang untuk Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) dengan tetap mengikuti testing lewat jalur umum dan jalur khusus pada masing-masing fakultas tersebut.
Samsurizal juga mengungkapkan, diberikanya kuota karena Untad terpacu dan tertarik dengan adanya anak Komunitas Masyarakat Adat Parimo yang saat ini sedang menjalani studi di berbagai perguruan tinggi seperti di Makassar dan lain lain.***






